Alternatif Makanan Sehat untuk Bayi

makanan sehat untuk bayiBayi merupakan masa pertumbuhan paling penting dalam kehidupan manusia, karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan vital pada organ-organ tubuh. Selain itu, masa balita juga merupakan masa yang rawan terhadap penyakit dan masalah kekurangan zat gizi. Kejadian kekurangan gizi pada bayi dapat menyebabkan terjadinya gagal tumbuh, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan tubuh pada fase-fase berikutnya. Oleh sebab itu, faktor gizi harus selalu diperhatikan agar tidak menggangu pertumbuhan kembang bayi, salah satunya adalah dengan cara memberi makanan sehat untuk bayi. Memang, peran Air Susu Ibu (ASI) sangatlah penting karena ASI dapat memenuhi kebutuhan zat gizi bayi. Namun, ASI hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi sampai pada umur 6 bulan saja. Setelah 6 bulan selain asupan ASI tetap dilakukan, bayi juga memerlukan makanan tambahan lain (makanan pendamping ASI/ MP-ASI) untuk menunjang kebutuhan gizinya.

Belakangan ini telah banyak beredar secara komersil berbagai bentuk biskuit ataupun tepung instan yang diklaim sebagai makanan sehat untuk bayi. Pada dasarnya jenis makanan tersebut terbuat dari berbagai jenis campuran bahan pangan (contohnya, susu dan serealia), yang telah dikeringkan agar lebih praktis dan mudah untuk disajikan. Sesungguhnya terdapat banyak jenis pangan lokal yang tidak kalah kandungan gizinya dan dapat dimanfaatkan untuk dijadikan makanan sehat untuk bayi, salah satunya adalah kacang tanah. Kandungan gizi pada kacang tanah sangat kompleks dan beragam, terutama sebagai sumber protein dan lemak nabati yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Lebih rinci, kacang tanah mengandung 40-50%kadar lemak, 27%kadar protein, Karbohidrat, vitamin (A, B, C, D, E, dan K), dan sejumlah mineral (Ca, Cl, Fe, Mg, P, K, dan S), yang sangat dibutuhkan tubuh.Selain itu, kacang tanah juga mengandung kalori tinggi, memiliki tingkat daya cerna protein yang baik, dan sedikit jumlah senyawa antinutrisi dibandingkan dengan jenis kacang lainnya.

Semua pengaruh negatif dari kacang tanah (contohnya, senyawa antinutrisi) dapat dengan mudah dihilangkan melalui proses pemanasan. Di antaranya, termasuk pengaturan suhu dan waktu yang tepat sangat diperlukan untuk menginaktifkan faktor-faktor antinutrisi tersebut, agar dihasilkan produk dengan nilai gizi yang maksimal. Disamping bentuk biskuit, makanan sehat untuk bayi lainnya adalah bentuk bubur instan. Dalam skala rumah tangga, penggunaan kacang tanah untuk makanan bayi sudah sering dilakukan. Terlebih dahulu kacang tanah tersebut diolah menjadi bentuk susu, yang disebut dengan susu kacang tanah.Pembuatan susu kacang tanah dimulai dari proses perendaman kacang tanah. Tujuan dari perendaman kacang tanah adalah untuk mempermudah proses pengupasan kulit ari kacang tanah, menambah bobot kacang tanah, dan mengeliminir bau langu. Selanjutnya, kacang tanah tersebut dipanaskan, dihancurkan, dan disaring, sehingga hasil akhir diperoleh susu kacang tanah. Secara keseluruhan, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur instan kacang tanah adalah susu kacang tanah, tepung beras, gula pasir, garam, tepung susu, dan air secukupnya. Bubur merupakan jenis makanan dengan tekstur lunak dan mudah untuk dicerna bayi. Oleh karena itu, pembuatan bubur instan kacang tanah ini dapat menjadi pilihan alternatif makanan sehat untuk bayi, disamping cepat dalam penyajian, mudah dikonsumsi, dan juga bergizi tinggi.

Share This Post

Recent Articles

Leave a Reply

© 2016 Perlu Tahu. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie