Mengenal Perhiasan Emas

bahan emas perhiasan

Anda pasti sering melihat berbagai macam aksesoris yang melekat pada tubuh seorang wanita bukan? Aksesoris – aksesoris tersebut merupakan suatu benda yang seringkali terbuat dari emas. Namun ada juga aksesoris yang terbuat dari bahan yang bukan emas, yaitu misalnya saja terbuat dari berlian, atau juga silver. Banyak kita jumpai kalung, gelang, liontin, cincin, serta benda lain yang merupakan aksesoris identik yang sering digunakan oleh wanita terbuat dari bahan logam mulia yaitu emas.

Perhiasan dari emas memang sangat mahal harganya karena disesuaikan dengan model dan keunikannya. Semakin unik perhiasan yang kita miliki, semakin mahal pula harga jual barang tersebut. Model dari perhiasan emas memang sangat bervariasi, hal ini menunjukkan bahwa selera konsumen masih tetap berada pada perhiasan dengan bahan baku emas. Namun biasanya untuk membuat sebuah perhiasan, para pengrajin harus mencampur bahan emas tersebut dengan berbagai logam lain yang lebih memiliki tekstur yang keras. Hal ini dikarenakan emas murni memiliki tekstur yang sangat lunak sehingga akan sangat sulit untuk dibuat perhiasan jika hanya mengandalkan emas murni. Biasanya campuran tersebut berupa logam – logam seperti tembaga, perak, emas putih atau palladium.

Campuran emas yang berada pada sebuah cincin, gelang, kalung, serta liontin akan menentukan karat dari sebuah perhiasan emas tersebut. misalnya saja perhiasan yang menggunakan bahan baku emas 24 karat, akan menjadi emas 22 karat, 20 karat, 10 karat, 18 karat, dan sebagainya. Hal ini berlaku jika perhiasan tersebut sudah dicampur dengan logam lain seperti tembaga, perak, dan logam – logam mulia lainnya.

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Perlu Tahu. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie