Mengidentifiksi Penyebab Endometriosis

Penyebab EndometriosisEndometriosis mengacu pada kondisi radang dimana terjadi pertumbuhan jaringan bernama endometrium, hal ini erat kaitannya dengan hormon estrogen. Secara sederhana endometriosis juga bisa diartikan tumbuhnya bercak jaringan pada area di luar rahim. Biasanya bertempat di ovarium ataupun ligamen yang berfungsi sebagai penyokong utama rahim. Dalam keadaan normal, bercak ini hanya ditemukan di dalam area rahim. Penyebab endometriosis masih diperdebatkan oleh kalangan medis. Namun ada beberapa ahli pula yang sudah menetapkan faktor pemicunya.

Teori Penyebab Endometriosis

Para ahli mengemukakan penyebab endometriosis ke dalam tiga poin. Poin pertama berkenaan dengan teori menstruasi retrogard dimana proses mentruasi justru bergerak mundur. Gejala ini berupa pelepasan sel-sel endometrium bergerak ke arah tuba falopi kemudian masuk ke dalam perut dan tumbuh menjadi bercak jaringan. Poin kedua adalah teori sistem kekebalan. Menurut teori ini, penyebab endometriosis adalah tumbuhnya jaringan menstruasi di luar rahim sebagai akibat reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Poin ketiga berkenaan dengan teori genetik dimana dipercaya ada beberapa keluarga tertentu yang mempunyai bakat spesifik yang mengakibatkan kepekaan tinggi terhadap endometriosis.

Gejala Terkait Endometriosis

Ada banyak wanita yang mengalami endometriosis namun tidak merasakan gejala yang nyata.  Namun gejala umum yang dijumpai bisa berupa nyeri yang berlanjut serta mengalami kemandulan. Nyeri yang dimaksud adalah nyeri pelvis yang terjadi sebelum dan setelah proses menstruasi dimulai. Biasanya nyeri ini akan berangsur hilang saat menstruasi berakhir. Dalam kondisi tertentu, nyeri tersebut juga bisa muncul saat buang besar maupun kecil serta saat berhubungan seksual. Intensitas nyeri bisa berubah-ubah dan bergantung pada letak endometriosis itu sendiri.

Untuk kasus kemandulan, endometriosis juga bisa menjadi salah satu penghalang kehamilan meski diketahui kedua pasangan cukup subur dan sehat. Gejala  kemandulan ini tidak diketahui persis seperti apa mekanisme hubungannya. Namu  dokter memperkirakan bahwa hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh anatomi serta unsur hormonal. Endometriosis menyebabkan adanya penyimpangan anatomi yang normal sebab melibatkan jaringan yang seharusnya tak ada. Endometriosis juga berpengaruh pada kehamilan sebab produksi hormon bisa mempengaruhi senyawa yang memiliki efek negatif pada ovulasi.

Selain gejala umum di atas, endometriosis juga bisa dideteksi melalui gejala seperti diare serta sembelit, nyeri yang terdapat pada punggung bawah serta perut bagian bawah, pendarahan menstruasi yang mengalami ketidakberaturan serta terdapatnya bercak daran dalam urin.

Resiko Terkena Endometriosis

umumnya mereka yang memiliki potensi yang lebih tinggi mengalami endometriosis adalah mereka yang riwayat keluarganya pernah mengalami kelainan ini. Misalnya saja ibu atau saudara perempuan. Selain itu, bagi wanita yang siklus menstruasinya kurang dari 27 hari patut waspada sebab boleh jadi hal tersebut merupakan cikal bakal endometriosis. Mereka yang orgasme pada saat menstruasi juga berpotensi besar mengalami endometriosis ini.

Pengobatan Endometriosis

Langkah pengobatan yang bisa dilakukan sepenuhnya tergantung pada gejala serta usia penderita. Hal lain yang diperhatikan adalah seberapa lama endometriosis dialami oleh penderita. Secara umum, langkah pengobatan yang dilakukan oleh doketer biasanya seperti Hydroxygen Plus yakni proses dimana tubuh dibersihkan dari sampah-sampah pemicu dominasi hormone estrogen. Langkah ini sebenarnya tidak ditujukan untuk mengatasi endometriosis, namun pada faktanya banyak yang sembuh dengan menggunakan Hydroxygen Plus tersebut.

Selain langkah tersebut di atas, tindakan medis lain yang bisa dilakukan adalah dengan pembedahan, pemberian obat-obatan untuk mereduksi aktifitas ovarium sehingga memperlambat tumbuhnya jaringan endometrium sebagai penyebab endometriosis. Hal terakhir yang bisa diusahakan jika endometriosis tergolong parah adalah dengan tindakan pengangkatan tuba falopi dan ovarium. Pengangkatan ini disebut histerektomi.

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Perlu Tahu. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie