Mengenal Penyebab Penyakit Malaria

Penyebab Penyakit MalariaMalaria merupakan jenis penyakit yang disebarkan oleh gigitan nyamuk. Malaria selama ini sering dijumpai di wilayah Papua Nugini serta beberapa titik daerah di kawasan selatan Sahara, Afrika. Penyakit malaria dimulai dengan gejala seperti influenza, menggigil, fase demam, badan terasa sakit dan disertai keringat. Untuk menghindari penyakit yang bisa berujung pada kematian ini, perlu terlebih dahulu memahami apa sata yang menjadi penyebab penyakit malaria itu sendiri.

Parasit Tropis Dan Sub-tropis

Malaria yang dalam bahasa Italia diartikan sebagai udara yang buruk, disebabkan oleh gigitan nyamuk bernama Anopheles. Nyamuk ini berperan sebagai vector (perantara) parasit bernama Plasmodium. Plasmodium sendiri merupakan jenis parasit yang berkembang optimal pada iklim tropis maupun iklim sub-tropis. Oleh sebab itu, angka penyakit malaria biasanya paling banyak ditemukan di Negara tropis/sub-tropis. Parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini biasanya akan berkembang biak di dalam organ hati. Selanjutnya, plasmodium akan menyerang dan menginfeksi sel darah merah.

Variasi Gejala Malaria

Tindakan Pengobatan penyakit Malaria cukup rumit sebab ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Hal utama yang mesti dipahami adalah gejala yang terlihat. Sebab pengobatan bisa saja berbeda tergantung bagaimana gejala pada infektan. Berikut pembagian penyakit malaria berdasarkan gejala terlihat :

  • Plasmodium Ovale. Varian ini membuat si penderita mengalami gejala anemia. Meski demikian, jenis ini tidak terlalu berbahaya dan mengancam nyawa penderita.
  • Plasmodium Falciparum. Jenis malaria yang satu ini menyebabkan penderita mengalami anemia hemolitik berat dimana sel-sel darah merah di dalam tubuh menjadi rusak. Keadaan ini akan berimbas pada kegagalan ginjal yang berujung pada koma dan kematian.
  • Plasmodium Malariae. Jenis ini tidak mengancam kehidupan namun jika tidak segera diobati, bisa berpotensi pada kegagalan ginjal. Kalaupun tidak berujung pada gagalnya ginjal, gejala infeksi akan dialami oleh penderita seumur hidupnya.
  • Plasmodium Vivax. Gejala yang ditemukan pada varian ini adalah gejala anemia yang potensial menyebabkan pecahnya limpa. Jenis ini harus dihadapi dengan hati-hati dan segera sebab bisa merenggut nyawa penderita.

Langkah Pengobatan

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa penyebab penyakit malaria adalah berkat gigitan nyamuk yang telah terinfeksi parasit plasmodium. Langkah terbaik tentunya adalah mencegah. Tidurlah di tempat yang terlindung dari gangguan nyamuk atau pakailah obat pengusir baik itu lotion atau elektrik. Untuk kondisi tertentu, ada baiknya Anda menyemprotkan cairan permethin pada kelambu sebab baik untuk menolak kehadiran nyamuk. Selain itu, jika Anda hendak bepergian pada suatu wilayah yang memiliki potensi persebaran malaria yang tinggi, sebaiknya Anda membentengi diri dengan obat prophylactic sehari atau bahkan seminggu sebelum berangkat. Obat jenis ini dikonsumsi secara oral.

Jika terlanjur terinfeksi, maka satu-satunya cara yang bisa Anda tempuh adalah dengan melakukan pengobatan medis. Dokter secara umum akan merekomendasikan obat bernama Klorokuin fosfat atau Aralen. Obat ini hampir bekerja di semua jenis malaria. Namun di beberapa kondisi tertentu, dokter akan menganalisa penyebab penyakit malaria serta gejala yang timbul terlebih dahulu sebelum memberikan obat. Karena itu, penting untuk segera berkonsultasi pada dokter apabila Anda mengalami gejala malaria.

 

Share This Post

Recent Articles

Leave a Reply

© 2016 Perlu Tahu. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie