Waspadai Akibat Kebakaran Hutan

Akibat Kebakaran HutanHutan telah lama dujuluki sebagai paru-paru bumi. Tak hanya berperan sebagai pendaur ulang udara, hutan juga merupakan rumah bagi satwa liar. Hutan merupakan ekosistem yang kompleks. Keberadaanya patut dilindungi sebab memegang peranan vital bagi kelangsungan bumi kita tercinta. Sayangnya, kita harus menerima kenyataan bahwa kondisi hutan di Negara kita kian memprihatinkan. Pembalakan liar serta kondisi alam yang tak menentu membuat hutan semakin rentan rusak. Salah satu bahaya yang mengintai hutan adalah kebakaran liar, bisa karena ulah manusia juga murni musabab alam. Akibat kebakaran hutan cukup signifikan pada keberlangsungan mahluk hidup lainnya. Karenanya diperlukan langkah antisipatif untuk melindungi hutan.

Dampak Kebakaran Yang Semakin Kompleks

Jika dahulu kita berfikir, kebakaran hutan merupakan persitiwa biasa, maka sudah saatnya Anda merubah paradigm kurang tepat tersebut. Karena pada faktanya, kebakaran hutan memiliki akibat yang komples bahkan sampai pada kondisi hubungan bangsa kita dengan Negara tetangga. Kebakaran hutan memiliki pengaruh pada kehidupan sosial, ekonomi, budaya, ekologi bahkan sampai pada kondisi pariwisata suatu Negara.

Akibat kebakaran hutan bisa menyentuh kehidupan sosial dalam hal membatasi gerak masyarakan terutama dengan serangan asap hutan yang terkadang mencapai suatu wilayah perumahan. Secara ekonomis, akibat kebakaran hutan bisa menurunkan tingkat produktifitas seseorang. Hal ini tentu menggoyakhan kehidupan ekonomi. Hal lainnya adalah menyedot anggaran Negara dimana hutan yang telah terbakar tentu memerlukan penanganan khusus untuk memulihkan kondisinya. Dalam hal ini, tentu dana recovery akan diambil dari anggaran Negara.

Abibat Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan Bumi

Telah lama diketahui bahwa semakin berkurangnya jumlah hutan akan turut memperbesar angka pemanasan global. Terlebih jika hutan hilang disebabkan oleh kebakaran. Asap hutan mengandung gas CO2 serta gas lain yang ikut menstimulus laju pemanasan global. Hutan juga menjadi penyeimbang iklim di dunia. Berkurangnya hutan, niscaya akan membuat iklim tak lagi bersahabat.

Sudah menjadi rahasia umum pula bahwa hutan memiliki fungsi sebagai pengunci tanah serta penabung air. Jika hutan musnah, maka fungsi untuk mengikat tanah serta menyerap air tak akan maksimal lagi. Keadaan ini akan memicu datangnya bencana seperti longsor, erosi tanah dan atau banjir. Oleh sebab itu, berhati-hatilah memperlakukan hutan. Ingatlah selalu bahwa bukan kita yang menjaga hutan melainkan hutanlah yang terus menerus menjaga kelangsungan hidup kita dan generasi mendatang.

Hutan Memperkeruh Hubungan Kenegaraan

Akibat kebakaran hutan yang cukup mengganggu adalah asap. Material berwarna kelabu ini sangat mudah terbawa angin. Oleh sebab itu, meskipun kebakaran hutan terjadi di Indonesia, namun dampaknya juga akan terasa di Negara lain seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan lain-lain. Tak jarang hal ini menimbulkan ketegangan antar negara sebab asap bisa memicu peyakit pernafasan. Hal lain yang bisa terpengaruh dengan asap pekat tersebut adalah sistem transportasi udara. Hal ini akan meningkatkan kecelakaan serta menurunkan nilai pariwisata dalam negeri.

Hutan adalah komponen penting dalam ekosistem. Memperlakukan hutan seperti benda mati, adalah pilihan yang bodoh. Karena sesungguhnya hutan itu hidup dan berfungsi sebagai penyeimbang kehidupan. Tanpa hutan, bumi akan chaos. Berbuat hal sekecil apapun untuk menyelamatkan hutan adalah jauh lebih baik ketimbang diam.

Share This Post

Recent Articles

Leave a Reply

© 2016 Perlu Tahu. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie